menu Home chevron_right
news

50 Juta Data Musik Di MySpace Hilang

admin | April 9, 2019

BAGI generasi era 90an atau lebih spesifiknya pegiat musik indie yang sudah merasakan internet pada era awal 2000an pasti mengetahui tentang MySpace, sebuah layanan media sosial yang dikhususkan bagi pecinta musik. Nama tersebut kini kembali diperbincangkan, bukan perihal jejaring sosial tersebut kembali booming melainkan baru saja mengalami musibah.

Musibah tersebut yakni adanya laporan dari jutaan data MySpace yang dilaporkan hilang tanpa jejak. Dilansir Ubergizmo melalui Liputan6.com pada Selasa (19/3/2019) lalu ada lebih dari 50 juta data musik yang raib dari platform MySpace dari peride 2003 hingga 2015. Akibatnya, pengguna bingung karena tautan musik di platform tersebut tidak lagi berfungsi.

Pihak MySpace sendiri mengungkapkan alasan hilangnya data musik tersebut karena migrasi server yang dilangsungkan belum lama ini. Saat itu, mereka tengah memperbaiki isu ini dan berjanji akan segera merampungkannya dalam waktu dekat. “Sebagai dampak dari migrasi server, semua foto, video, dan file audio yang diunggah lebih dari tiga tahun lalu tidak akan tersedia di platform,” ujar MySpace dalam pernyataannya.

Yang menyedihkan lagi, pada Juni 2016 lalu media sosial ini juga diketahui mengalami kerugian dimana MySpace kehilangan 360 juta akun yang telah diretas hacker. Dikutip Mirror, ratusan juta akun yang diretas tersebut berisikan 427 juta password pengguna. dan jumlah ini bahkan diklaim sebagai jumlah retasan paling banyak yang pernah dilakukan hacker pada media sosial.

Dalam pernyataan resminya, media sosial sosial yang telah diakuisisi Time Inc tersebut mengklaim bahwa dalang dibalik peretasan ini adalah kelompok hacker asal Rusia yang bernama ‘Peace” dimana mereka juga menjual ratusan juta akun itu. Jika kamu tidak lagi menggunakan MySpace, tetapi kamu terdaftar sebagai pengguna sebelum tahun 2013, informasi pribadi kamu terjamin tetap aman.

Februari 2016, Time Inc secara resmi mengumumkan akuisisi Viant, perusahaan teknologi pemilik media sosial MySpace. Sebelumnya, pada 2011 MySpace dibeli oleh Viant senilai US$ 35 juta atau sekitar Rp 471 miliar. Jauh sebelum Facebook menjadi favorit semua orang di dunia maya, MySpace merupakan media sosial terbesar pada tahun 2000-an.

Dalam sebulan, pengunjungnya bisa mencapai 75,9 juta orang. Meskipun laman itu kini sudah tidak sepopuler dulu, MySpace tetap bertahan. Dengan adanya akuisisi tersebut, TimeInc telah menggabungkan data, analisis, dan iklan pelanggannya dengan data yang dimiliki Viant.

Written by admin

Comments

This post currently has no comments.

Leave a Reply





BOOKING CONTACT










  • cover play_circle_filled

    01. Berdikari
    Jhony Freedom

  • cover play_circle_filled

    02. Prefekt
    R. Galvanize, Morris Play

    add_shopping_cart
  • cover play_circle_filled

    03. Culture Code
    Andy Mart, Terry Smith

    add_shopping_cart
  • cover play_circle_filled

    04. Arensky
    Primal Beat, Kelsey Love

    add_shopping_cart
  • cover play_circle_filled

    05. Meghans Theme
    Grover Crime, Grover Crime

    add_shopping_cart
  • cover play_circle_filled

    TRY!!!! – Psycho
    TRY!!!!

play_arrow skip_previous skip_next volume_down
playlist_play